Tampilkan postingan dengan label Ponsel Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ponsel Tips. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Juli 2012

Cara Setting GPRS, MMS, 3G/HSDPA, Dan EDGE Di Handphone TAXCO TX61 Untuk Kartu Telkomsel



Ini khusus bagi pengguna kartu dari Telkomsel, untuk rekan-rekan yang mempunyai handphone Taxco TX61, cara setting GPRS dan MMS-nya dilakukan secara manual, silahkan sesuaikan dengan parameter di bawah ini:


GPRS
Account/Connection Name : telkomsel (terserah anda)
APN : telkomsel (wap), internet (general)
Username : wap
Password : wap123
Authentication : normal
WAP Gateway IP Address : 10.1.89.130
Port : 9201 (standard) 8000 (proxy)
Homepage : http://wap.telkomsel.com

MMS
Account/Connection Name : tsel-mms (terserah anda)
APN : mms
Username : wap
Password : wap123
Authentication : normal
WAP Gateway IP Address : 10.1.89.150
Port : 9201 (standard) 8000 (proxy)
Homepage : http://mms.telkomsel.com

3G/HSDPA
Ketik 3G kirim SMS ke 3636 (tidak ada perubahan setting GPRS).

EDGE
Tidak perlu merubah setting GPRS.

Catatan :
Bagi pengguna handphone Taxco type lainnya, settingannya sesuaikan saja dengan parameter diatas.

Senin, 29 Agustus 2011

Cara Setting Blackberry



Jika kita baru pertama kali menggunakan BlackBerry, tentu kita mesti melakukan settingan terlebih dahulu agar BlackBerry kita dapat berfungsi dengan normal untuk email, chatting atau browsing.Banyak yang berfikiran bahwa yang namanya PDA harus melakukan setting yang rumit, untuk pengguna awam akan mengalami kesusahan dalam penggunaan dan setting. di BlackBerry, semuanya sederhana saja. Cukup beberapa langkah dan anda sudah dapat menikmati layanan BlackBerry.

Untuk prabayar ada sedikit tambahan settingan awal yakni regristrasi atau aktifasi koneksi GPRS dan regristrasi BlackBerry.

Berikut ini adalah langkah-langkah untuk settingan BlackBerry mulai dari awal.

Prabayar
Khusus untuk prabayar, kita harus melakukan regristrasi/aktifasi GPRS dan BIS (BlackBerry Internet Service) terlebih dahulu, untuk contoh disini kita menggunakan Simpati.

- Registrasi GPRS
KEtik “GPRS” (tanpa tanda kutip) dan kirim ke 6616, dalam beberapa saat anda akan mendapatkan notifikasi “Your request for GPRS setup already received. Please wait max 48 hours for successful activation.” Kemudian jika berhasil akan dapat notifikasi sms yang isinya “Welcome to Telkomsel GPRS Service ! Your service has been activated. Please visit www.telkomsel.com for more information.”

- Regristrasi BIS
Ketik “BB REG” (tanpa tanda kutip) dan segera anda akan mendapatkan balasan “Anda akan dikenakan biaya berlangganan BlackBerry Rp.180rb/30 hari. Jika bersedia ketik BBON ke 333. Pastikan ponsel anda telah didukung layanan ini.”

- Aktivasi BIS
Ketik “BB ON” (tanpa tanda kutip) dan segera anda akan mendapatkan notifikasi “Selamat, layanan BlackBerry Prepaid Unlimited Anda telah diaktifkan s/d 23/07/2008. Silahkan restart hp anda & daftarkan email anda di http://telkomsel.BlackBerry.com. Hubungi 116 untuk info lebih lanjut.”

Sebelum anda mulai menggunakan BlackBerry anda, pastikan terlebih dahulu apakah handset anda sudah siap. Ada 3 cara sederhana untuk mengetahuinya :
1. Lihat tulisan d kanan atas, jika tertera GPRS atau EDGE (dalam huruf besar) berarti handset anda sudah terhubung ke server BlackBerry. Jika masih tertera GSM atau GPRS/EDGE berarti handset anda belum siap. Coba matikan wireless atau cabut baterai anda sebentar, jika setelah proses itu masih belum ada GPRS/EDGE maka pastikan kembali apakah anda sudah aktifasi GRPS atau BIS dengan operator anda;
2. Icon E-mail setting seharusnya muncul jika semua proses telah berhasil;
3. Untuk lebih memastikan lagi, buka Options (atau settings, tergantung theme yang anda gunakan) - Advanced Options - Service Book dan lihat apakah sudah ada provisioning. Jika sudah ada berarti kita melangkah ke level berikutnya.

- Selanjutnya kita masukkan email dan sedikit setting, caranya :
Buka Browser -> Tekan Menu - Go To -> Masukkan http:(operator).BlackBerry.com
{dimana (operator) diganti dengan operator anda yaitu Telkomsel, Indosat atau XL}.
Atau lebih gampangnya pilih saja icon E-mail Settings dan anda akan mendapatkan tampilan selamat datang, untuk konfirmasi silahkan pilih Yes dan I Agree.

- Kemudian kita akan diminta memasukkan alamat email kita.

- Langkah selanjutnya adalah membuat user name dan password untuk login ke BIS Client.
Hal ini sangat penting untuk dikerjakan karena jikalau nanti anda memutuskan untuk ganti handset BlackBerry lain, anda akan membutuhkan user name dan password ini atau mengulangi lagi langkah dari awal, juga untuk mencegah hal yang tidak diinginkan. Misalkan handset anda hilang. Biarkan saja account anda yang lama tetap berada di handset yang lama (jangan dipakai lagi account tersebut) dan pencuri handset anda tidak akan bisa memakai handset itu karena account anda masih exist dan terkunci ke PIN handset yang hilang.

Catatan :
Username dan password ini sangat penting, jadi pergunakanlah username dan password yang paling mudah kita ingat.

Selesai semua ini jika kita masih mau menambah email address lain silahkan atau mau membuat email BlackBerry.com bisa dilakukan dan jangan lupa untuk logout. Kita bisa menambahkan sampai 10 alamat email untuk menikmati teknologi email gegas, syarat email yang bisa ditambahkan ke dalam handset hanya cukup memakai protokol POP3 atau IMAP4, mengetahui username dan password, kecuali yahoo.com karena Yahoo! sudah bekerjasama dengan RIM

Sekarang BlackBerry kita siap untuk digunakan.

Sumber Artikel : HP Magazine

Kamis, 28 Juli 2011

CARA HACK NOKIA N97 FW 21 & 20 + 5800 FW 40 (Cara Flash Nokia Metode Phoenix)

DASAR :
NafiFirm untuk mendownload Firmware :: Download di sini ::
PC Suite (Untuk ngeditek doank)
Kabel data kompatibel sebagai penghubung.
Phoenix 2009 untuk Flash Firmware :: Download di sini ::
Patches :: Download di sini ::
Nokia Firmware Hack by PNHT (Pilih sesuai phone yang bakal dihack) :
Nokia 5800 FW 40
Nokia N97 FW 20
Nokia N97 FW 21
CARA HACKINGNYA (BACA TELITI!!):
1. Download firmware via nafiFirm atau http://btusers.com.ar/nan/nokia/#90833665. Kode produk harus pas. Kode & type tergantung negara & kode aslinya ada dibelakang batre (*) (n gak harus mendownload firmware sesuai kode negara, kalian bisa kok mendownload firmwarenya EURO, EMEA or AMERICAS). Ukuran file donlot tergantung type hape (kira2 144Mb). File yang didonlot tar banyak (gambar Nafifirm paling kanan/no.4), sekitar 8 file (tergantung FWnya juga sih).


2. Copy file2 hasil donlotan tadi ke C:\Program Files\Nokia\Phoenix\Products\RM-xxx\ , kalo tidak ada folder "RM-xxx\" , buat aja dengan nama "RM-xxx". RMxxx tu typenya, tergantung hapenya, kalo type RM-356 seperti yang ada digambar ya ente buatnya RM-356.
3. Copy Nokia Firmware Hack (Dasar no.4) ke folder yang sama (overwrite / timpa). Kalo pas di copy kok enggak ada pesan "overwrite?", jangan copy dulu. Masuklah ke folder C:\Program Files\Nokia\Phoenix\Products\RM-xxx\ cari file "RMxxx_xx.x.xxx_xxx_xxx_xxx.uda.fpsx"trus hapus file tsebut. Abis itu ganti file yang telah terhapus tadi dengan file hack yang sudah anda donlot tadi. Rename file "firmware hack"nya dengan nama yang sama dengan file "RMxxx_xx.x.xxx_xxx_xxx_xxx.uda.fpsx" yang ente hapus tadi.
4. Sambungkan phone dengan modus PC Suite.
5. Jalankan Phoenix.



6. Pilih Scan Produk
7. Select Firmware Update
8. Select Refurbish n tunggu sampai proses selesai. (Ntar USB bakal terputus n phone restart)
9. Select OK
10.Setelah sukses, tar ekstrak folder Patches yang tadi ente donlot ke E:\
11.Buka Rom Patcher (aplikasi hack yang keinstal otomatis selama proses phoenix tadi).
12.Apply n Add to auto dua patches yang ada di Rom Patcher

(*) Kalo pas buka nafifirm kok kode produknya tidak sesuai, berarti kode telah berubah. Misal Type N97 ente adalah RM-505 n kode produk yang tertera di belakang batre adalah 0586299 tapi di aplikasi nafifirm, kode produk 0586299 untuk type RM-505 tersebut tidak ada. Itu berarti kodenya sudah berubah. Cara nge_cek / mengetahui kode produknya bisa anda lihat lewat phoenix itu sendiri, buka "product --> profile product",...atau kalau pengen ribet lagi, cobalah make' aplikasi NSS. Download dulu aplikasiny disini.
Cara pemakaiannya :
Buka aplikasi NSS.
Colokkan Kabel USB (Mode PC Suite).
Klik "Phone Info" (Sebelah kiri atas).





Klik tombol READ pada kolom Production data Edit.



Jika phone tidak ke_detect / ada tulisan "Reading Value ...... Error!". Solusinya, Close aplikasi NSS -> copot USB -> Uninstal PC Suite -> Sambungkan lagi kabel ke phone (tetep modus PC suite meskipun PC Suitenya dah ilang) -> Buka lagi aplikasi NSS, ikuti langkahnya lagi n insyaallah tar gak phone bakalan ke_detect.
Setelah mengklik tombol READ, tar bakalan ketauan kode produknya. (Setelah mengetahui kembalilah ke cara hacking diatas ).

Sumber : BLOGE ABIEL

Kamis, 21 April 2011

Blok / Bagian yang bekerja di ponsel




Bagian dasar pada Ponsel dikelompokkan menjadi beberapa bagian, antara lain yaitu :

1. Bagian Tegangan
Adalah bagian yang memberikan tegangan pada setiap komponen terkait dan bekerja atas perintah CPU

2. Bagian Signal ( RX dan TX )
Adalah bagian yang mengatur keluar masuknya signal dan akan mengirim datanya kepada CPU untuk diolah atau diproses menjadi Gelombang suara dan display pada LCD.

3. Bagian Data (Operating System)
Adalah Bagian berfungsi sebagai Operating System yang mengolah data dan yang memberi perintah kepada seluruh bagian yang terdapat pada Ponsel.

4. Bagian Audio
Adalah yang mengolah proses Keluar masuknya getaran suara pada Ponsel.


1.1. BAGIAN TEGANGAN

Bagian tegangan ini terbagi dari beberapa komponen yang bekerja di dalam Ponsel, komponen itu antara lain adalah :

1. Batterai
2. IC Power Supply
3. Switch On/ Off
4. CPU

1. Saat Ponsel dalam keadaan mati, Batterai tetap memberi arus/tegangan ke Ponsel. yaitu ke IC PA, IC Regulator, IC Charging, IC Interface

2. IC Power Supply mengolah dan membagi Arus/Tegangan yang masuk dari Batterai kemudian mengeluarkan Tegangan Stanby ke CPU.Apabila terjadi kerusakan pada IC Power Supply,tidak akan ada tegangan stanby/ VBB dari Power Supply. IC Power Supply akan mengeluarkan tegangan (Output) setelah Ponsel di On kan , kecuali tegangan VBB yang berfungsi sebagai tegangan stanby.

3. Saat Ponsel Di On kan,CPU mendapat tegangan Negatif (-) dari Switch On/Off, kemudian CPU memerintahkan Power Supply untuk mensupply arus/tegangan ke setiap bagian pada Ponsel

4. Dalam pengisian ulang,arus/tegangan dari Charger masuk melalui Resistor Fuse yang berfungsi sebagai Sekring.apabila terjadi arus yang berlebih masuk ke IC Charging. Arus/ Tegangan yang masuk ke IC cahrging di olah dan dikeluarkan sebagai Output harus sesuai dengan Tegangan pada Batterai. Pada Ic Charging terdapat Charging Sense sebagai pengontrol berbentuk data yang berhubungan dengan IC Power Supply, Fungsinya apabila terjadi ketidak sesuaian dengan kinerja IC Charging,maka IC Power Akan memutuskan pengisian ulang dengan mengirimkan data ke CPU bahwa pengisian gagal.Dikenal dengan istilah Not Charging / tidak mengisi.

1.2. BAGIAN SIGNAL ( RX DAN TX )

Bagian Penerimaan Signal ( RX )

Pada Bagian ini, yang bekerja bekerja pada Ponsel terdiri dari beberapa komponen, komponen ini antara lain adalah :

1. Antena
2. Switch Antena/Duplexer
3. Filter RX (Penyaring)
4. Transistor (Sebagai Penguat RX)
5. IC RF/RF Proceccor
6. VCO
7. IC Power Supply

Untuk mengetahui bekerja atau tidaknya bagian RX,dapat diketahui dengan melihat dari setting Manual Network.Jika tidak mendapatkan daftar jaringan Operator, maka dapat dipastikan bahwa bagian RX bermasalah.

System kerja Komponen bagian RX :

1. Sinyal yang ditangkap/diterima oleh Antena diteruskan ke Switch Antena sebagai terminal

2. Switch Antena akan mengeluarkan dua Sinyal R bagi Ponsel Dual Band,yaitu DCS-RX(1800Mhz) & GSM-RX (900Mhz).kedua sinyal tersebut diteruskan Ke Filter sebagai sinyal RX,Sinyal RX akan disaring dan diteruskan ke Transistor sebagai penguat. Pada transistor kedua sinyal RX diperkuat untuk dapat diteruskan ke Filter untuk kembali disaring dan membagi sinyal menjadi 4 bagian,yaitu mengeluarkan dua sinyal DCS-RX dan Dua sinyal GSM-RX yang akan diteruskan ke IC RF.

3. IC RF/IF Mengolah sinyal RX dan disesuaikan dengan Frekwensi yang dibentuk oleh VCO.

Bagian Signal Pemancaran ( TX )
Pada Bagian ini,yang bekerja bekerja pada Ponsel terdiri dari beberapa komponen, komponen ini antara lain adalah :

1. Antena
2. Switch Antena
3. Filter TX ( Penyaring )
4. IC PA
5. IC RF
6. VCO
7. IC Power Supply

Untuk mengetahui bekerja atau tidaknya bagian TX (Pemancaran), dapat digunakan lampu radiasi, multitester, dan melakukan panggilan ke nomer SOS/Emergency (ke 112) tanpa simCard terpasang.

Cara melakukannya pengecekan dengan multitester adalah :

1. Hidupkan Ponsel dengan atau tanpa menggunakan Sim Card
2. Lakukan panggilan keluar
3. Tempelkan multitester di dekat bagian antenna (kalibrasi Multitester pada AC 10V)
4. Apabila jarum multitester bergerak, berarti TX bekerja.

System kerja Komponen bagian TX

1. VCO membentuk frekwensi yang akan diproses oleh IC RF membentuk empat sinyal Output,yaitu Dua sinyal DCS-TX dan Dua GSM-TX untuk di teruskan ke bagian Filter TX (Pemancaran).VCO jg berfungsi sebagai Power Detector untuk mengatur tegangan pulsa dari IC RF dalam pengiriman data ke CPU.

2. Pada Filter keempat sinyal Output yang di kirim oleh IC RF di bentuk menjadi dua sinyal TX,yaitu DCS dan GSM untuk diteruskan ke IC PA

3. Pada IC PA kedua sinyal tersebut diperkuat untuk pemancaran kemudian diteruskan ke Filter TX.

4. Pada Filter Kedua sinyal tersebut disaring dan diteruskan ke bagian Switch Antena

5. Switch Antena yang berfungsi sebagai terminal dan menggabungkan kedua sinyal DCS dan GSM untuk dipancarkan melalui Antena

Secara keseluruhan Bagian Sinyal pada Ponsel dibantu Oleh IC Audio sebagai penguat awal sinyal suara yang berasal dari bagian penerimaan (RX) untuk diteruskan pada Loud Speaker dan Penguat awal sinyal suara yang berasal dari Microphone untuk diteruskan kebagian pemancaran (TX) melalui IC RF/IF.

Kristal 26 Mhz berfungsi sebagai Pembangkit sinyal untuk mengontrol sinyal yang ada pada IC RF yang di kirim ke IC Audio pada bagian AFC (Automatic Frekwensi Control) juga sebagai pengatur tegangan sesuai dengan kebutuhan komponen-komponen terkait yang dikendalikan oleh CPU.

bersambung.......